“Intan bolehkan aku bertanya?”kataku pada intan.”apa yang
hendak kau tanyakan nindy”jawabnya.”kamu bisa tidak datang kerumahku nanti jam
5 sore.aku pengen belajar bareng denganmu”.“baiklah tunggu aku dirumahmu ya
nanti!”katanya padaku sambil tersenyum.intan memang teman terbaikku.dia selalu
berbuat baik padaku .aku pengen banget membalas perbuatan baiknya tapi aku tak
pernah bisa melakukannya.
Hari ini aku
ada ulangan IPS aku telah belajar pada malam hari.begitu juga si intan.aku
mengerjakan ulangan semampuku hingga akhirnya aku mendapatkan nilai 75.itu sih
dibawah nilai standar .aku merasa sedih hingga akhirnya intan datang padaku dan
bertanya.”nindy kamu dapat nilai berapa ulangan tadi?”.aku tak ingin
menjawabnya tapi dia memaksakanku.akhirnya kujawab juga pertanyaan intan.”intan
aku dapat nilai 75 tolong jaga rahasia ini ya”pintaku.”baiklah”jawab intan,intan
selalu menyimpan rahasiaku.
Hari terus
berlalu hingga akhirnya tibalah pembagian rapor semester satu.aku bersyukur
karna aku mendapatkan peringkat 10,sedangkan intan dia mendapatkan peringkat 2.intan
memang anak yang pintar.aku mengucapkan selamat padanya karena telah berhasil
masuk 3 besar.”selamat ya intan dapat peringkat 2”kataku sambil tersenyum.”iya
sama sama”dia membalas senyumanku.
Setelah
liburan semester satu,aku kembali bersekolah.seperti biasa aku selalu bersama
intan.hingga pada suatu hari ketika aku dan intan sedang ditaman.kami berkata
kata.”intan kamu kok gendut sekarang ya?”tanyaku.tanpa sadar ternyata aku telah
menyakiti perasaanya.”kamu kenapa sih mengejek aku.aku kan tidak pernah
mengejekmu.coba donk dikit mengerti perasaan aku.jangan asal ceplas ceplos
donk”katanya padaku dengan perasaan marah padaku.aku baru tau ternyata intan akan
marah kalau dirinya diejek.dia lansung pergi meninggalkanku .aku menyesal telah
melakukan hal itu.lansung kucari intan aku hendak minta maaf. pada akhirnya aku
menemukannya di dalam kelas.aku lansung menuju padanya dan hendak meminta
maaf.”intan maafkan aku ya atas perbuatanku tadi “.”bailkah aku maafkan
kamu”.aku senang intan akhirnya mau memaafkanku.
2bulan telah
berlalu.aku masih berteman baik pada intan.hingga suatu hari,ada tugas
berkelompok aku dikelompokkan dengan nessy.aku kesal karena tidak dapat
sekelompok dengan intan.tapi aku pasrah aja.”nindy nanti tugas kelompoknya kita
lakukan dirumahku ya.jam 4 sore”kata nessy padaku.”baiklah “ .
Jam 4 sore
aku telah sampai dirumah nessy.rumah nessy sangat besar.lalu aku melihat
kedepan aku melihat nessy.dia datang menjemputku aku senang diperlakukan
seperti itu.soalnya intan tak pernah melakukan hal itu padaku .aku lansung
masuk kerumah nessy disana aku diperlakukan baik sekali.aku diberikan makanan
dan minuman.aku merasa sangat senang disini.
ketika aku berbicara dengan nessy,nessy
mengatakan sesuatu padaku.”nindy apakah intan pernah melakukan ini
padamu?”.”tidak,intan tidak pernah melakukan ini tetapi dia sangat baik
padaku”jawabku. ”bagaimana kalau kamu berteman denganku saja aku sangat baik
padamu buktinya tadi aku memberi kamu pelayanan yang bagus padamu.” “tapi nanti intan marah padaku”
“siapa peduli diakan tidak pernah melakukanmu seperti tadi.” “baiklah
sepertinya aku akan berteman denganmu” “hore akhirnya nindy mau berteman
denganku.tapi kamu harus menjauhi intan oke” “aku tidak tau apakah aku harus
wajib melakukan itu?” “tentu saja kalau tidak aku tidak mau mengakuimu sebagai
teman” “baiklah jika itu harus”kataku.
diperjalanan pulang aku merasa menyesal
telah membuat keputusan yang salah.
Keesokan harinya aku telah berteman
dengan nessy.kini ,aku lebih banyak menghabiskan waktu disekolah bersama nessy
dibanding dengan intan. Ketika intan melihatku bersenang senang dengan
nessy,tiba tiba intan datang padaku.”nindy mengapa kamu bersama nessy?mengapa
kamu tidak mau berteman denganku lagi?” Tanya intan padaku.ketika aku hendak
menjawab pertanyaan intan,aku seperti dibisiki kata kata yang memaksaku untuk
berkata kasar pada intan.kalau tidak aku akan disiksa oleh teman teman satu
kelas.”kamukan tidak pernah memberikan pelayanan yang baik setiap kali aku
kerumahmu kan.jadi terserah aku dong mau memilih teman yang bagaimana.lagi pula
kamukan miskin”. Tanpa kusadari aku telah berkata kasar pada intan.kulihat air
mata intan telah mengalir.ingin kuhapus air mata itu.tapi intan telah berlari
menuju kelas.aku sangat menyesal karena
telah melakukan intan seperti itu.ingin rasanya aku meminta maaf padanya,tapi
yang telah kulakukan padanya telah keterlaluan.
Bel pulang telah berbunyi.aku masih
memikirkan perbuatanku tadi.hingga akhirnya aku sampai dirumah .saat aku sedang
makan siang,masih terpikirkan olehku perbuatanku pada intan.tiba tiba aku
merasakan rasa sakit yang hebat pada seluruh badanku,membuatku jadi sulit
bernafas.lalu pandanganku hitam aku tak dapat mendengar perkataan ibu dan ayah.
Didalam kegelapan itu kulihat intan
datang padaku.dia mengatakan satu hal “hatiku sangat tersakiti apa yang kamu
perbuat tadi disekolah”.lalu semuanya menjadi hitam lagi.aku tersadar,kulihat
aku telah berada dirumah sakit khususnya diruangan ICU.kutengok tatapan orang
tuaku seperti sedang menangis .melihat hal itu,aku bertanya pada ibuku “ibu,ibu
mengapa aku ada diruangan ini?aku terkena sakit apa bu?”.melihatku bertanya hal
itu,ibuku tak sanggup menahan air matanya.lalu dokter berkata padaku “nindy
jangan kaget mendengar kabar ini ya. nindy terkena penyakit kanker pembuluh
darah tingkat lanjut yang tak bisa disembuhkan lagi sehingga waktu nindy untuk
hidup kira kira hanya seminggu.”.tak pernah kusangka aku terkena penyakit yang
mematikan.penyakit yang mengambil semua kebahagiaan padaku dan kehidupanku.
3 Hari telah berlalu,mukaku semakin
pucat dan tubuhku semakin lesu dan lemah.melihatku seperti itu ibuku dan ayahku
bertanya padaku,”nindy apa yang ingin kamu minta tolong katakana pada ibu dan
ayah?” Tanya mereka dengan wajah penuh dengan kesedihan.kumenjawab dengan kata
kata yang pelan dan lambat,”ibu,ayah aku hanya ingin intan ada disini bu hanya
itu yang aku inginkan” .
setelah kukatakan pada ibuku akan
hal itu,mereka lansung pergi kerumah intan.didalam hatiku,aku berharap agar
orangtuaku membawa intan bersamanya.tapi dihari keenam intan tak mau datang
kerumahku.hingga hari ketujuh akhirnya intan mau datang kerumah sakit .ketika
dia datang dia tampak menangis.
Aku pun berkata padanya,”intan
maafkan aku telah berkata kasar padamu,aku berharap kamu mau memaafkan aku.tolong
maafkan aku intan kumohon”kataku dengan suara terputus putus.”baiklah nindy aku
akan memaafkanmu tapi kumohon jangan pergi,jangan tinggalkan aku,nindy nanti
tak akan ada yang menjadi sahabatku”.aku tak akan pergi.aku akan ada saat kau
ingat aku.ini aku kasih boneka kelinci kesayanganku,jika kamu rindu aku tolong
peluk saja boneka ini,dan ingatlah aku tak pernah jauh darimu.” “baiklah
nindy,dan terima kasih”. “terima kasih intan telah memaafkanku.”
Tak lama kemudian aku disuruh
mengatakan kalimat Tahlil kuikuti dengan terbata bata dan kemudian,pandanganku
gelap dan kutak bisa melihat,mendengar, dan tubuhku telah dingin serta
kaku.mungkin inilah akhir hidupku,terima kasih pada ibu,ayah,intan,keluargaku,dan
teman teman.kini aku harus pergi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar