(part 1: perasaan yang muncul)
Pagi yang
cerah, seperti biasa gadis cina yang memiliki kekuatan untuk memanipulasi waktu
datang paling awal. Ying gadis itu yg kini telah berumur 16 tahun merasa rindu
kepada sahabatnya dulu. Hal itu disebabkan karena dia tidak satu sekolah lagi
dengan sahabatnya. “ bagaimana kabar kawan kawanku dahulu ya” gumamnya. Ia pun
memutuskan untuk pergi ke kedai tok aba nanti sepulang sekolah. Selama ini dia
gak bisa datang karena sibuk pada kegiatan yang ada disekolahnya.
Sepulang sekolah
dia pun lansung menuju ke kedai tok aba.
Ying: hy tok aba, mana boboiboy
Tok aba: hy juga ying, boboiboynya belum
pulang lagi, sebentar lagi dia pulang
Ying: ok lah
Tak
lama kemudian boboiboy pulang
Boboiboy: assallammualaikum tok
Tok aba: wallaikumsalam.
Boboiboy: hy ying, tak lama dak jumpa, gimana
kabarmu?
Ying: aku sehat
Boboiboy: kamu tau tak tentang fang
Ying: gak tau. Emang kenapa dengan dia?
Boboiboy: dia tu sekarang selalu singgah
disini untuk curhat. Dia bilang kalau setiap kali dia kerumahmu, kamu tak
pernah ada di rumah.
Ying: apa itu benar?
Boboiboy: iya itu semua benar, dia bilang dia
ingin mengajakmu jalan jalan. Menurutku dia menyukaimu
Ying: hayya kamu ini, mana mungkinlah dia
suka sama aku ini
Boboiboy: itu benar
Ying: (terdiam sedang memikirkan fang)
Boboiboy: ying kamu tak apa2
Ying: eh iya, aku taka pa apa. Boboiboy aku
balek dulu ya. Hari mulai malam ni
Boboiboy: ok
Di
perjalanan pulang ying sedang memikirkan tentang apa yang dikatakan oleh
boboiboy. Sampai iya sendiri tak sadar kalau ada fang didekatnya.
Fang: hy ying
Ying: eh, hy fang
Fang: ying besok kamu libur?
Ying: iya,emang kenapa?
Fang: tidak ada. Aku hanya mau mengajakmu
jalan jalan saja. Kamu mau?
Ying: ehhh (gugup)…..
Dalam hati ying, ia merasa bimbang. Jika ia
mengatakan tidak nanti hati fang pasti terluka. Tapi ketika ia hendak
mengatakan iya, dirinya merasa gugup.
Fang: gimana ying?
Ying: (terkejut). Aku mau.
Kata kata itu lansung keluar ketika ia
terkejut
Fang: terima kasih ying, bsk aku tunggu di
dpn rumahmu ya.
Ying: iya(dgn pipi yang memerah)
“ apa mungkin aku suka pada fang ” itulah
yang batinnya katakan ketika pulang kerumah.
Sesampai dirumahnya. Iapun kembali memikirkan
hal tadi. “ kenapa sikapku aneh kepadanya, biasanya tidak seperti ini”.
(part 2: mencari ying)
(part 2: mencari ying)
